Tuesday, April 26, 2016

Kitab Omong Kosong


Title : Kitab Omong Kosong
Author : Seno Gumira Ajidarma
Rate : 4/5

O dewa, dewa, jagad dewa batara, bagaimana mungkin aku harus merasakan semua penderitaan ini o dewa! Tubuh hancur, hati tersayat, kandungan terlantar, perut lapar tak tertahankan! Dewa, o dewa, siapa di antara kalian merasa begitu hebat sehingga bisa menentukan nasib manusia? Menentukan siapa yang bahagia dan siapa yang tidak bahagia! O dewa, betapa kuasa kalian membuat rancangan sejarah manusia, menentukan siapa yang menderita dan siapa yang tidak menderita, siapa kalah siapa menang, siapa jahat dan siapa mulia! Kekuasaan dari manakah itu o dewa, sehingga bisa menentukan jalan ceritaku yang berkepanjangan penuh derita berlarat-larat? Apa yang membuat kalian begitu berkuasa sehingga merasa begitu berhak untuk menentukan betapa hidupku harus menderita? Dewa o dewa! Betapa ingin aku menolak kekuasaanmu! Kamu tidak mempunyai hak untuk mengatur hidupku! meskipun tubuhku hancur, hatiku tersayat, dan perutku lapar, aku sendirilah yang telah memilih jalanku!

Itu adalah kutipan dari buku "Kitab Omong Kosong" yang dituturkan oleh Sinta yang tengah mengandung dan menderita di tengah hutan karena keraguan Rama akan kesetiaanya. Ya, memang, dari namanya sudah bisa diketahui kisah di buku ini tidak jauh-jauh dari kisah pewayangan. Hal itu bahkan bisa dilihat dengan jelas pada cover buku ini.

Tema pewayangan memang sudah sering diadaptasi menjadi cerita lain yang sama sekali baru maupun yang hanya dikisahkan ulang dengan lebih modern. Namun SGA di buku ini benar-benar mengisahkan cerita-cerita dari dunia pewayangan dengan sangat amat apik dan berbeda. Gaya bahasa yang digunakan SGA pun benar-benar gaya bahasa yang akan membuat pembacanya hanyut dalam cerita. Membaca "Kitab Omong Kosong" ini benar-benar seperti diajak bertualang ke zaman pewayangan sambil mendengarkan seorang pendongeng berkisah kepada kita.

Karena keindahan sejati tak bisa didengar, tak bisa dipandang, dan tak bisa dipegang (Hal. 110). 

Mengenai alur cerita, buku ini tidak akan membuat pembacanya merasa bosan. Kalau dicermati, seperti ada cerita di dalam cerita, namun keduanya tetap saling mengisi dan berkaitan satu sama lain. Cerita pertama adalah kisah tentang persembahan kuda oleh bala tentara Ayodya yang menebarkan bencana dimana-mana, di setiap negeri yang dilewatinya. Kisah persembahan kuda ini ternyata adalah suatu cerita yang dikisahkan oleh Walmiki sang juru cerita. Selain menjadi si juru cerita, Walmiki sendiri pun turut menjadi bagian dari cerita tersebut. Hingga suatu ketika para tokoh yang sebenarnya tidak disebutkan secara jelas oleh Walmiki ternyata mengalami nasib yang tidak mereka inginkan. Salah satu tokoh itu adalah Maneka yang kemudian mencari Walmiki agar bisa diubah nasibnya oleh sang juru cerita. 

hati manusia adalah labirin dalam kegelapan
tanpa akalnya siapa pun tak kan menemu jalan (Hal. 143)

Kemudian cerita masih berlanjut dengan kisah Maneka dan Satya yang secara tidak sengaja menjadi orang yang harus mencari kitab yang merupakan inti dari cerita ini, Kitab Omong Kosong. Kitab tersebut harus ditemukan karena peradaban manusia hancur akibat upacara persembahan kuda. Dengan ditemukannya kitab tersebut maka manusia tidak perlu memulai semuanya dari awal. Lantas, apa isi kitab tersebut sehingga harus ditemukan? 

Note: Kitab Omong Kosong karya Seno Gumira Ajidarma ini sebelumnya pernah dimuat sebagai cerita bersambung di Koran Tempo pada Senin, 2 April 2001 hingga Rabu, 10 Oktober 2001, dengan judul Rama-Sinta.
Buku-buku SGA seringnya berisi tentang pemikiran-pemikiran dasar manusia, sindiran-sindiran kepada hidup, dan ironi-ironi yang layak untuk kita renungkan. Tidak ada salahnya merenungi buku SGA yang satu ini. 



Thursday, April 14, 2016

Master Your Metabolism

Saat ini sudah banyak orang yang menerapkan gaya hidup sehat dalam kesehariannya. Entah karena hal tersebut sedang menjadi tren atau memang murni karena kesadaran tentang manfaat menjalani gaya hidup sehat itu sendiri. Dua-duanya menurut saya saling berkaitan, saat banyak orang berbondong-bondong hijrah menjadi pelaku gaya hidup sehat secara bersamaan banyak pula informasi tentang cara maupun manfaat menjalaninya. Selain karena perkembangan teknologi yang memudahkan kita memperoleh informasi, informasi-informasi itu sendiri datang dari kalangan yang memang dikenal banyak orang. Artis.

Saya sendiri sebenarnya menjadi salah satu yang sedikit banyak mengikuti pelaku gaya hidup sehat tersebut, diantaranya adalah Andien. Tapi ketertarikan awal saya bukan dari mereka, melainkan dari keingintahuan tentang kerusakan lingkungan, nah kok bisa? Iya, kalau kita mau mencari informasi tentang kerusakan lingkungan pada akhirnya yang dipersalahkan adalah ketidakseimbangan. Awalnya seolah-olah kita adalah korban dari kerusakan lingkungan, tapi sebenarnya milyaran penduduk bumi seperti kita lah yang terus-menerus melakukan improvisasi macam-macam di saat alam ini hanya ingin tumbuh dan mati secara alami dan wajar.


 Title : Master Your Metabolism

Original Title : Master Your Metabolism

Author : Jillian Michaels, Mariska Van Aalst

Rate : 4/5

Dari tema gaya hidup sehat dan keseimbangan saya menjadi tertarik dengan judul buku ini saat sedang jalan-jalan di toko buku. Master Your Metabolism adalah buku diet, saya tekankan di awal demikian karena tidak mau menyangkal deskripsi yang dituliskan di cover bukunya. Entah kenapa ditulis sedemikian ambisiusnya pada cover, mungkin untuk menyasar para pelaku diet agar membeli buku ini.

Kalau yang dimaksud dengan diet adalah makan sedikit dan selalu lapar demi untuk menurunkan berat badan maka buku ini bukan buku diet, tapi kalau yang dimaksud diet adalah makan secara seimbang sesuai kebutuhan maka ya, ini adalah buku diet. Buku ini berisi tentang bagaimana agar tubuh kita bekerja sebagaimana mestinya sehingga secara alami akan memberikan manfaat baik dalam jangka panjang. Yang saya suka dari buku ini adalah penulis tidak menekankan tentang penurunan berat badan, tapi tentang makanan apa dan bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh. Masalah berat badan turun itu bonus.

Banyak informasi menarik yang bisa diperoleh dari buku ini, terutama tentang kerja hormon yang seolah-olah tidak terlihat padahal tubuh ini sudah sejak lahir menjadi budak. Berkaitan dengan kerja hormon, makanan yang kita makan sangat berpengaruh. Di buku ini selalu ditekankan untuk selalu makan makanan utuh, yaitu makanan yang jelas asal usulnya, yang benar-benar dikenal bahan pembuatnya. Penulis sendiri membuat istilah "jika makanan itu punya ibu maka makanan itu baik". Misalnya apel, kita tahu bahwa apel berasal dari pohon apel, sedangkan biskuit berlapis krim strawberry dibuat dengan bermacam-macam bahan dengan beberapa proses yang tidak diketahui. Bahkan mungkin biskuit berlapis krim strawberry bisa jadi tidak mengandung buah strawberry sama sekali. Selain itu di buku ini juga dibahas tentang gangguan-gangguan hormon yang paling umum terjadi dan penanganannya. Meskipun sekilas buku ini terlihat cukup lengkap, tapi tidak disarankan untuk dijadikan patokan tunggal karena kondisi tubuh setiap orang bisa berbeda-beda.

Cover Versi Terbitan Bahasa Inggris

Buku yang saya baca adalah Master Your Metabolism versi Bahasa Indonesia terbitan Serambi. Hasil terjemahan buku ini ke Bahasa Indonesia menurut saya masih agak kasar, seperti membaca versi Bahasa Inggris lalu di terjemahkan sendiri di dalam kepala. Ada beberapa kalimat yang karena berbahasa Indonesia tapi bersusunan pola seperti Bahasa Inggris sehingga perlu diibaca ulang untuk bisa memahami maksudnya. Bahkan nama penulis Jillian Michaels tertulis salah pada covernya menjadi Julian Michaels. Selebihnya kerja keras penerjemah sudah cukup baik, tapi masih bisa lebih baik lagi.

Catatan: Buku ini cocok bagi yang ingin menjalani hidup sehat secara menyeluruh, tapi beberapa hal agak sedikit sulit untuk diterapkan di Indonesia mengingat penerbitan awal buku ini di Amerika, seperti bahan makanan yang kurang familier atau sulit ditemukan atau bisa ditemukan tapi dengan harga cukup mahal.